JAKARTA – Harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mencatatkan tren positif pada perdagangan Selasa (10/2/2026). Berdasarkan data terbaru dari pusat data resmi, harga emas Antam mengalami kenaikan sebesar Rp14.000 per gram, membawa komoditas safe haven ini ke level Rp2.954.000 per gram. Kenaikan ini melanjutkan momentum penguatan yang telah terjadi sejak awal pekan, sekaligus memperpendek jarak menuju level psikologis baru sebesar Rp3 juta per gram.

Sehari sebelumnya, Senin (9/2/2026), harga emas masih tertahan di posisi Rp2.940.000 per gram. Lonjakan harga hari ini juga diikuti oleh kenaikan pada harga beli kembali atau buyback. Harga buyback oleh Logam Mulia tercatat naik dengan besaran yang sama, yakni Rp14.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.734.000 menjadi Rp2.748.000 per gram. Dengan perkembangan ini, selisih harga (spread) antara harga jual dan harga beli kembali saat ini terpaku di angka Rp206.000 per gram.
Analisis Struktur Harga dan Instrumen Investasi
Bagi para pelaku pasar dan investor ritel, memahami dua jenis harga yang ditetapkan oleh Antam merupakan hal krusial. Harga jual adalah nilai yang harus dibayar konsumen saat membeli emas dari gerai Logam Mulia, sedangkan harga buyback adalah nilai yang akan diterima konsumen jika menjual kembali emas mereka ke Antam.
Kesenjangan atau spread sebesar Rp206.000 per gram memberikan indikasi jelas mengenai karakteristik investasi emas batangan. Berdasarkan prinsip dasar investasi komoditas, emas Antam lebih tepat diposisikan sebagai instrumen lindung nilai (hedging) jangka panjang.
“Jika pagi ini Anda membeli emas dari Antam, Anda harus membayar Rp2.954.000 per gram. Namun, jika karena alasan mendesak Anda harus menjualnya kembali pada hari yang sama, emas tersebut hanya akan dihargai Rp2.748.000 per gram oleh Logam Mulia,” demikian kutipan dari laporan analisis Kontan (10/2). Hal ini menegaskan bahwa keuntungan dalam investasi emas baru akan terasa ketika kenaikan harga di masa depan telah melampaui tebalnya selisih harga beli dan jual tersebut.
Rincian Harga Emas Antam Berbagai Pecahan
Pembaruan harga ini berlaku untuk seluruh ukuran pecahan emas batangan yang tersedia di Butik Emas Logam Mulia. Secara umum, semakin besar ukuran batang emas yang dibeli, maka harga per gramnya akan cenderung lebih rendah karena efisiensi biaya cetak.
Berikut adalah rincian harga dasar emas batangan Antam pada Selasa, 10 Februari 2026:
- 0,5 gram: Rp1.527.000
- 1 gram: Rp2.954.000
- 2 gram: Rp5.848.000
- 5 gram: Rp14.545.000
- 10 gram: Rp29.035.000
- 25 gram: Rp72.462.000
- 50 gram: Rp144.845.000
- 100 gram: Rp289.612.000
- 250 gram: Rp723.765.000
- 500 gram: Rp1.447.320.000
- 1.000 gram: Rp2.894.600.000
Perlu dicatat bahwa harga-harga di atas merupakan harga dasar yang belum termasuk pajak. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
Konteks Pasar: Tren 2026 dan Faktor Global
Kenaikan harga emas pada Februari 2026 ini sejalan dengan performa emas sepanjang tahun berjalan. Tercatat sejak awal Januari 2026, harga emas Antam telah tumbuh signifikan. Pada 1 Januari 2026, harga emas masih berada di level Rp2.488.000 per gram, yang berarti hingga saat ini telah terjadi kenaikan sekitar 18% dalam kurun waktu kurang dari dua bulan.
Meskipun saat ini harga berada di level Rp2,95 juta, pasar masih mengingat rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) yang sempat menyentuh Rp3.168.000 per gram pada akhir Januari lalu. Fluktuasi yang terjadi menunjukkan bahwa pasar emas masih sangat dinamis, sangat dipengaruhi oleh sentimen global seperti kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed), ketegangan geopolitik, dan laju inflasi global.
Di pasar global sendiri, harga emas dunia dilaporkan telah kembali rebound ke level di atas 5.000 USD per ons setelah sempat mengalami koreksi teknis. Kekuatan harga di pasar internasional inilah yang menjadi motor penggerak utama penguatan harga di pasar domestik Indonesia.
Panduan bagi Investor: Strategi di Tengah Kenaikan
Dengan harga yang terus mendekati angka Rp3 juta, para analis menyarankan investor untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Ketebalan spread yang mencapai Rp206.000 menjadi pengingat bahwa emas bukanlah instrumen untuk trading harian atau jangka pendek.
Seorang investor emas yang serius perlu mencermati grafik pergerakan harga secara berkala. Secara historis, emas memang memberikan imbal hasil yang memuaskan jika disimpan dalam jangka waktu di atas 3 hingga 5 tahun. Sebagai ilustrasi, bagi mereka yang telah memiliki emas sejak setahun lalu, potensi cuan yang dihasilkan bisa mencapai lebih dari 60%, jauh melampaui bunga deposito atau instrumen pendapatan tetap lainnya.
Pergerakan harga emas Antam pada 10 Februari 2026 yang naik sebesar Rp14.000 per gram mengonfirmasi bahwa minat pasar terhadap aset aman masih sangat tinggi. Bagi masyarakat yang ingin menambah portofolio investasinya, harga saat ini masih berada dalam koridor tren naik jangka panjang, meski risiko koreksi tetap ada seiring dengan dinamika ekonomi dunia.
Pembaruan harga secara resmi dilakukan oleh Logam Mulia setiap hari kerja pada pukul 08.30 WIB. Calon pembeli disarankan untuk memantau situs resmi atau pusat data terpercaya seperti Kontan guna mendapatkan informasi paling mutakhir sebelum melakukan transaksi, baik di Butik Emas Logam Mulia maupun di jaringan retail lainnya seperti Pegadaian.
Sumber Informasi: Pusat Data Kontan, Laporan Resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (10 Februari 2026).








