Muharram 1448 H: Hidayatullah Mojokerto Tebar Kebahagiaan, Puluhan Anak Yatim Terima Beasiswa Pendidikan

M Hidayat

Kamis, 25 Juni 2026

Spektrum bahasan

MOJOKERTO – Suasana penuh kebahagiaan tampak mewarnai wajah anak-anak yatim dan para wali yang hadir di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Mojokerto, Kamis (25/6/2026). Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, DPD Hidayatullah Kota Mojokerto bersama Baitul Maal Hidayatullah (BMH) dan Kementerian Agama Kota Mojokerto menyelenggarakan program santunan serta pemberian beasiswa pendidikan bagi anak yatim dan piatu.

531758

Mengusung tema “Pesan Inklusif untuk Anak Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum untuk meneguhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan komitmen menghadirkan ruang yang lebih ramah bagi seluruh anak bangsa agar dapat tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Acara tersebut dihadiri Kepala Kemenag Kota Mojokerto, Dr. H. Abdul Wahid, S.Ag., M.Pd.I., Kepala KUA Magersari H. Muhammad Adib, M.HI., Kepala KUA Prajuritkulon Bambang Sunaryadi, S.Ag., M.Pd., Ketua ZAWA Kemenag Kota Mojokerto Masfudin, Ketua DPD Hidayatullah Kota Mojokerto Ahmad Fauzi, S.Pd., serta Ketua Gerai BMH Mojokerto Lutfi Al’amin, S.E., C.ZM.

Dalam sambutannya, Ketua ZAWA Kemenag Kota Mojokerto, Masfudin, menyampaikan apresiasi kepada Hidayatullah yang selama ini aktif bersinergi dalam berbagai program sosial dan keumatan.

“Hidayatullah selalu hadir dan memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program-program Kementerian Agama maupun Pemerintah Kota Mojokerto. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Hidayatullah Kota Mojokerto, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan salah satu ajaran mulia yang diwariskan Rasulullah ﷺ kepada umat Islam.

Menurutnya, Muharram bukan hanya menjadi momentum pergantian tahun Hijriah, tetapi juga saat yang tepat untuk memperkuat kepedulian terhadap mereka yang membutuhkan perhatian, kasih sayang, dan kesempatan yang setara untuk berkembang.

“Rasulullah ﷺ sangat mencintai anak yatim. Beliau mengajarkan umatnya untuk memuliakan, menyayangi, dan membantu mereka. Bahkan, orang yang mengasuh dan memperhatikan anak yatim dijanjikan kedudukan yang dekat dengan Rasulullah ﷺ di surga. Karena itu, kegiatan ini bukan sekadar program sosial, tetapi juga bagian dari ikhtiar meneladani akhlak beliau,” tutur Ahmad Fauzi.

Program beasiswa yang diberikan diharapkan dapat membantu kebutuhan pendidikan anak-anak yatim, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga menengah. Selain meringankan beban keluarga, bantuan tersebut juga menjadi penyemangat agar mereka terus belajar dan meraih cita-cita tanpa merasa tertinggal dari anak-anak negeri lainnya.

Kebahagiaan para penerima manfaat turut terasa dalam kegiatan tersebut. Budi Indah Rahayu, salah satu wali penerima beasiswa yang mewakili putrinya, Rizki Alisia D.T., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah berbagi rezeki.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur yang telah membantu pendidikan anak kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda,” ungkapnya haru.

Melalui program ini, Hidayatullah Kota Mojokerto berharap semangat berbagi di bulan Muharram dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Kepedulian terhadap anak yatim bukan hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga dalam menghadirkan harapan, semangat, dan masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.

Muharram menjadi pengingat bahwa kemuliaan umat tidak hanya diukur dari ibadah personal, tetapi juga dari sejauh mana kepedulian terhadap sesama diwujudkan dalam tindakan nyata, agar setiap anak negeri memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berprestasi.

TERKAIT LAINNYA