Mendikdasmen Resmikan Laboratorium Bahasa Jepang SMK Luqman Al Hakim Hidayatullah

NN Newsroom

Jumat, 31 Juli 2026

Spektrum bahasan

KUDUS, NASIONAL.NEWS — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, meresmikan Laboratorium Bahasa Jepang milik SMK Luqman Al Hakim Hidayatullah Kudus pada Jumat (31/7/2026). Kehadiran fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi internasional peserta didik sekaligus mempersiapkan lulusan yang siap melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja di luar negeri, khususnya Jepang.

Prosesi peresmian berlangsung di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Kudus dan dihadiri sivitas pendidikan serta para siswa dari berbagai jenjang.

Laboratorium tersebut menjadi pusat pembelajaran bahasa Jepang yang diharapkan mampu meningkatkan keterampilan komunikasi sekaligus memperluas peluang mobilitas global bagi para lulusan SMK.

Rangkaian kegiatan diawali dengan talkshow bertema “Transformasi SMK Menuju Global Ready dan Global Mobility” yang menghadirkan Ketua Departemen Pendidikan Dasar Menengah DPP Hidayatullah, Farhan Siswanto, bersama Tim Edu Cours Maleo. Forum tersebut membahas pentingnya transformasi pendidikan vokasi agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja internasional yang terus berkembang.

Agenda selanjutnya semula dijadwalkan berupa Dialog Nasional Pendidikan bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI dan Ketua DPP Hidayatullah Bidang Pendidikan, Muzakkir Usman. Namun, karena keterbatasan waktu, dialog tersebut dilaksanakan secara lebih ringkas di sela-sela kegiatan peresmian laboratorium.

Usai meresmikan fasilitas pembelajaran, Abdul Mu’ti menyempatkan diri berdialog dengan para siswa dari KB-TK Yaa Bunayya, SDIT Luqman Al Hakim, SMP Islam Integral Luqman Al Hakim, hingga SMK Luqman Al Hakim. Suasana menjadi hangat ketika sejumlah siswa menyerahkan surat yang mereka tulis khusus untuk Menteri.

Surat untuk Mendikdasmen

Salah satu surat dibacakan langsung oleh Rachel, siswi kelas VI SDIT Luqman Al Hakim. Dengan suara yang sempat bergetar menahan haru, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri sekaligus harapan agar pendidikan Indonesia terus berkembang di bawah kepemimpinannya.

“Terima kasih Bapak Menteri sudah berkenan hadir di sekolah kami. Harapan kami, di bawah kepemimpinan Bapak, pendidikan di Indonesia semakin maju dan berkembang,” ujar Rachel.

Terharu mendengar isi surat tersebut, Abdul Mu’ti memberikan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp5 juta yang diharapkan dapat digunakan Rachel untuk membeli laptop sebagai sarana belajar. Momen itu disambut haru oleh siswi tersebut yang menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Sebelum meninggalkan Kampus Hidayatullah Kudus, Abdul Mu’ti menuliskan pesan di papan tulis sebagai kenang-kenangan bagi seluruh siswa. Pesan itu berbunyi, “Kepada semua murid di Hidayatullah Kudus, rajinlah belajar, taat beribadah, percaya diri dan hormati orang tua dan semua,” kemudian ditandatangani langsung olehnya. Kunjungan diakhiri dengan sesi foto bersama para guru dan siswa sebelum Menteri melanjutkan agenda berikutnya.[]

Achmad Machbub

TERKAIT LAINNYA