Laporan The New York Times Ungkap Korban Serius Tentara AS dalam Serangan Iran

NN Newsroom

Jumat, 24 Juli 2026

Tentara AS tewas dalam pertempuran melawan Iranm (Foto: Dok. REUTERS/Evan Vucci)

NEW YORK, NASIONAL.NEWS — Laporan khusus media Amerika Serikat, The New York Times, mengungkap bahwa sedikitnya 12 personel militer Amerika Serikat mengalami luka parah akibat serangan Iran yang terjadi di Yordania serta sejumlah negara Arab lainnya.

Informasi tersebut menjadi bagian dari laporan mengenai dampak serangan yang menyasar fasilitas militer Amerika di kawasan Timur Tengah dalam beberapa waktu terakhir.

Mengutip keterangan seorang pejabat Pentagon yang identitasnya tidak dipublikasikan, The New York Times menyebut para prajurit yang mengalami cedera berat telah dievakuasi dan menjalani perawatan di rumah sakit militer Amerika Serikat di Jerman. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan medis terhadap korban yang mengalami luka serius.

Laporan itu juga mengaitkan insiden terbaru dengan serangan sebelumnya yang menargetkan Pangkalan Udara Al Muwaffaq Salti di Yordania. Dalam serangan tersebut, tiga tentara Amerika Serikat dilaporkan tewas setelah pangkalan dihantam rudal dan pesawat nirawak yang disebut berasal dari Iran.

Berdasarkan data yang dikutip dari Pentagon, korban tewas dan luka tersebut merupakan bagian dari sekitar 100 personel militer Amerika Serikat yang dilaporkan mengalami cedera akibat berbagai serangan Iran sejak awal Juli.

Dari jumlah tersebut, sekitar 50 korban luka disebut terjadi dalam serangan terbaru terhadap pangkalan yang menjadi lokasi penempatan pasukan Amerika di Yordania.

Tidak Selalu Dipublikasikan Secara Terbuka

The New York Times juga menyoroti bahwa informasi mengenai korban di lingkungan militer Amerika tidak selalu dipublikasikan secara terbuka.

Menurut laporan tersebut, Komando Pusat Amerika Serikat tidak memiliki kewajiban untuk mengumumkan seluruh data personel yang mengalami luka, terutama apabila mereka dapat kembali bertugas dalam waktu relatif singkat.

Temuan yang dipublikasikan media tersebut memperlihatkan bahwa eskalasi keamanan di Timur Tengah terus membawa dampak terhadap personel militer yang bertugas di kawasan.

Laporan itu sekaligus menggambarkan bagaimana serangan terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika masih menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya ketegangan regional, sementara informasi mengenai kondisi korban sebagian besar bersumber dari pejabat pertahanan yang memberikan keterangan secara anonim kepada media.

TERKAIT LAINNYA