Outbond Jejak Rasul Ajak 100 Murid TK Mengenal Sejarah Perjalanan Dakwah Nabi

NN Newsroom

Sabtu, 31 Oktober 2026

Spektrum Bahasan

DEPOK — Sebanyak 100 murid taman kanak-kanak (TK) dari berbagai lembaga pendidikan di Kota Depok mengikuti kegiatan Outbond Jejak Rasul (OJR) yang diselenggarakan di lingkungan Pondok Pesantren Hidayatullah Depok, Sabtu (31/10/2026).

nn

Kegiatan edukatif ini dalam rangka mengenalkan sejarah perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW melalui pendekatan pembelajaran luar ruang yang interaktif dan menyenangkan.

OJR mengangkat tema sirah nabawiyah dengan mengemas perjalanan Rasulullah SAW sejak menerima wahyu pertama hingga peristiwa hijrah ke Madinah ke dalam rangkaian aktivitas outbond.

Melalui metode tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan sejarah secara naratif, tetapi juga diajak mengenal tahapan penting perjuangan Rasulullah melalui pengalaman belajar di setiap pos kegiatan.

Rangkaian pembelajaran dibagi menjadi delapan pos yang merepresentasikan fase-fase perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW. Pos pertama mengangkat peristiwa Gua Hira sebagai tempat turunnya wahyu pertama.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan fase dakwah secara sembunyi-sembunyi atau sirriyah dan dakwah secara terbuka atau jahriyah.

Perjalanan pembelajaran kemudian berlanjut pada materi hijrah ke Habasyah dan dakwah Rasulullah di Thaif. Kedua fase tersebut memperkenalkan peserta pada berbagai peristiwa dalam perjuangan dakwah Islam pada masa awal.

Pos berikutnya mengangkat peristiwa Isra Mikraj, kemudian dilanjutkan dengan Baiat Aqabah pertama dan kedua sebagai bagian penting dari proses menuju hijrah ke Madinah.

Pos kedelapan menjadi penutup rangkaian dengan tema hijrah Rasulullah SAW ke Madinah. Melalui urutan tersebut, OJR menghadirkan gambaran perjalanan dakwah secara kronologis, mulai dari awal kenabian hingga terbentuknya masyarakat Muslim di Madinah.

Dukung Pengalaman Edukatif Anak

Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan antusiasme peserta yang terlihat ceria dan bersemangat mengikuti setiap rangkaian aktivitas.

Suasana positif juga tampak dari keterlibatan wali murid dan guru pendamping yang turut memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran mereka menjadi bagian dari lingkungan pembelajaran yang mendukung pengalaman edukatif anak.

Bagi peserta usia dini, pengenalan sirah nabawiyah melalui aktivitas langsung memberikan alternatif pembelajaran yang tidak hanya bertumpu pada penyampaian materi di dalam kelas.

Pengemasan sejarah dalam bentuk pos-pos kegiatan membantu anak mengenali peristiwa secara bertahap melalui suasana yang lebih interaktif dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran usia dini.

Antusiasme peserta, wali murid, dan guru pendamping turut melahirkan harapan agar Outbond Jejak Rasul dapat diselenggarakan kembali pada masa mendatang.

Melalui kegiatan ini, pengenalan sejarah kehidupan Rasulullah SAW diharapkan dapat menjadi pengalaman belajar yang berkesan sekaligus menumbuhkan ketertarikan anak terhadap nilai-nilai keteladanan Nabi sejak usia dini.

TERKAIT LAINNYA

Exit mobile version