Pemikir Muslim dan Pendiri ISTAC Syed Muhammad Naquib al-Attas Wafat pada Usia 95 Tahun

NN Newsroom

Minggu, 8 Maret 2026

NASIONAL.NEWS (Kuala Lumpur) — Tokoh pemikir peradaban Islam Syed Muhammad Naquib al-Attas meninggal dunia pada Ahad, 18 Ramadhan 1447 Hijriah bertepatan dengan 8 Maret 2026 sekitar pukul 18.47 waktu Kuala Lumpur, Malaysia.

Informasi tersebut menyebutkan bahwa almarhum dijadwalkan dishalatkan di Masjid al-Taqwa pada Senin pagi sebelum dimakamkan di Tanah Perkuburan Islam Bukit Kiara, Kuala Lumpur.

Syed Muhammad Naquib al-Attas dikenal luas sebagai salah satu intelektual Muslim yang berpengaruh dalam perkembangan pemikiran Islam modern. Ia lahir pada tahun 1931 di Bogor, Jawa Barat, Indonesia.

Sepanjang hidupnya, ia dikenal aktif dalam pengembangan kajian keilmuan yang berkaitan dengan peradaban Islam, khususnya dalam bidang filsafat, sejarah, teologi, serta pendidikan.

Konsep Peradaban Islam dan Pemikiran Keagamaan

Dalam perjalanan akademiknya, al-Attas memberikan kontribusi melalui berbagai karya ilmiah yang membahas konsep peradaban Islam dan pemikiran keagamaan.

Karya-karya tersebut menjadi bagian dari referensi yang digunakan dalam studi keislaman di berbagai institusi pendidikan. Selama masa pengabdiannya di dunia akademik, ia menghasilkan lebih dari 30 buku dan monograf yang membahas beragam tema dalam kajian peradaban dan filsafat Islam.

Selain menulis karya ilmiah, al-Attas juga dikenal sebagai pendiri International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC). Lembaga tersebut didirikan sebagai pusat kajian yang memfokuskan penelitian dan pengembangan pemikiran Islam di tingkat internasional.

ISTAC kemudian berkembang menjadi salah satu institusi akademik yang menaruh perhatian pada kajian intelektual Islam dan sejarah peradaban.

Kehadiran lembaga tersebut mempertemukan para akademisi dan peneliti dari berbagai negara yang menaruh perhatian pada kajian peradaban Islam.

Berbagai penelitian, diskusi akademik, dan publikasi ilmiah yang dihasilkan melalui institusi tersebut menjadi bagian dari perkembangan studi pemikiran Islam dalam lingkup internasional.

Kontribusi dan Pemikiran

Sepanjang kariernya, Syed Muhammad Naquib al-Attas dikenal aktif dalam berbagai kegiatan akademik, termasuk menulis, memberikan kuliah, serta berkontribusi dalam pengembangan konsep pendidikan Islam.

Sejumlah karya yang ditulisnya membahas tema tentang hubungan ilmu pengetahuan, peradaban, serta peran pendidikan dalam pembentukan masyarakat.

Informasi mengenai wafatnya tokoh pemikir ini disampaikan pada hari Ahad di Kuala Lumpur oleh sejumlah media lokal. Rangkaian prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pada keesokan harinya dengan pelaksanaan salat jenazah di Masjid al-Taqwa sebelum dimakamkan di pemakaman Islam Bukit Kiara.

Karya, lembaga, serta kontribusi ilmiah yang ditinggalkan Syed Muhammad Naquib al-Attas tercatat sebagai bagian dari perjalanan intelektual dalam studi pemikiran Islam modern.

TERKAIT LAINNYA