Tidak Sekadar Pelatihan, Program EQUITY UNJ-LPDP Bangun Ekosistem Ekonomi Sirkular Berkelanjutan di Cipinang Muara

NN Newsroom

Minggu, 5 Juli 2026

JAKARTA, NASIONAL.NEWS – Rangkaian program community development EQUITY terus bergulir di Kelurahan Cipinang Muara, Jakarta Timur. Memasuki kegiatan ketiga, para ibu-ibu PKK mendapat pelatihan pemanfaatan sampah atau daur ulang menjadi produk kerajinan berbasis prinsip Mottainai, Sabtu (4/7/2026). Pelatihan yang berlangsung di Aula Kelurahan Cipinang Muara ini menghadirkan seorang seniman kerajinan tangan sebagai pemateri utama.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Model Pengelolaan Bank Sampah Berbasis Prinsip Mottainai dan Kaizen untuk Penguatan Ekonomi Sirkular Masyarakat”, sebuah inisiatif kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema EQUITY. Program ini juga melibatkan mitra lokal RW 06 dan Kelurahan Cipinang Muara, mitra nasional Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta mitra internasional dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) sebagai konsultan program.

Dari Sampah Menjadi Karya Bernilai Jual

Dalam pelatihan kali ini, para peserta tidak hanya mendapatkan teori tentang konsep reduce, reuse, recycle berbasis prinsip Mottainai, filosofi Jepang yang berarti “jangan menyia-nyiakan”, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan produk kerajinan dari sampah. Para ibu-ibu PKK diajak mengolah berbagai jenis sampah, mulai dari plastik kemasan, kertas, hingga botol kaca, menjadi produk-produk kreatif yang memiliki nilai jual.

“Prinsip Mottainai mengajarkan kita untuk tidak menyia-nyiakan apa pun yang masih memiliki nilai. Sampah yang selama ini dianggap tidak berguna, sebenarnya bisa disulap menjadi karya seni dan produk ekonomi,” ujar Amelya Septiana, Ketua Pelaksana Program Community Development EQUITY sekaligus dosen Pendidikan Bahasa Jepang UNJ.

Pelatihan ini dirancang dengan proporsi 60-70 persen praktik dibandingkan teori, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep tetapi juga mampu menghasilkan produk nyata. Para ibu-ibu PKK terlihat antusias mencoba berbagai teknik kerajinan, mulai dari anyaman kertas daur ulang hingga pembuatan tas dan dompet dari kemasan plastik.

Sinergi UNJ dan LPDP Wujudkan Kampus Berdampak

Program EQUITY merupakan wujud nyata komitmen UNJ dan LPDP dalam memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui skema EQUITY LPDP, para akademisi didorong untuk mengimplementasikan keilmuan yang dimiliki dalam bentuk program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sejalan dengan visi UNJ sebagai “Kampus Berdampak” , program pengabdian masyarakat ini difokuskan pada tiga pilar utama: pemberdayaan masyarakat, kewilayahan, dan kewirausahaan. Ketua LPPM UNJ, Prof. Iwan Sugihartono, sebelumnya menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar hilirisasi riset akademik, melainkan sarana transformasi sosial yang berkelanjutan.

Rangkaian Program dari Pelatihan hingga Pendampingan

Kegiatan pelatihan daur ulang hari ini merupakan tahap ketiga dari empat rangkaian program. Sebelumnya, pada 20 Juni 2026, program dimulai dengan pelatihan pengelolaan bank sampah yang menghadirkan Duta Lingkungan Indonesia 2021, Nuris Fattahillah, S.Pd., M.Pd. , sebagai pemateri utama. Dalam pelatihan perdana tersebut, peserta mendapat edukasi tentang pemilahan sampah berbasis rumah tangga, penyusunan alur operasional bank sampah, serta pelatihan pencatatan transaksi tabungan sampah.

Tahap kedua berupa pendampingan pengelolaan sampah berbasis Kaizen, filosofi perbaikan berkelanjutan dari Jepang, yang telah berjalan sejak akhir Juni. Pendampingan ini menekankan perbaikan kecil yang dilakukan secara konsisten, mulai dari peningkatan frekuensi pemilahan sampah hingga perbaikan sistem pencatatan.

Setelah pelatihan daur ulang hari ini, program akan memasuki tahap keempat, yakni pendampingan penguatan nilai ekonomi sampah serta monitoring dan evaluasi keberlanjutan program. Tahap ini akan fokus pada pendampingan pengemasan dan kualitas produk, strategi pemasaran sederhana, penentuan harga jual yang kompetitif, serta penguatan jejaring pemasaran lokal.

Target: Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial

Program ini menargetkan tiga aspek perubahan utama: peningkatan pendapatan tambahan melalui pemanfaatan sampah (ekonomi), pengelolaan sampah rumah tangga berbasis 3R (lingkungan), serta peningkatan kapasitas dan peran perempuan dalam pengelolaan ekonomi komunitas (sosial).

Keberlanjutan program akan dijaga melalui pembentukan kelompok pengelola bank sampah berbasis PKK serta penguatan jejaring pemasaran lokal untuk produk daur ulang yang dihasilkan. Dengan pendekatan Mottainai dan Kaizen, program ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi praktik komunitas yang berkelanjutan.

Tentang EQUITY

EQUITY merupakan program community development hasil kolaborasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan LPDP yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan berbasis riset dan praktik berkelanjutan. Program ini juga menjadi bagian dari upaya UNJ memperkuat rekognisi internasional perguruan tinggi melalui pengabdian masyarakat yang berdampak.

TERKAIT LAINNYA

Exit mobile version