Gladi Jungle Rescue 2026 Digelar di Arjuno-Welirang, Relawan Asah Kemampuan SAR

M Hidayat

Senin, 28 September 2026

Spektrum Bahasan

Gladi Jungle Rescue (GJR) 2026 digelar di kawasan Pegunungan Arjuno-Welirang, Jawa Timur, pada 25–27 September 2026. Kegiatan ini diikuti berbagai unsur relawan dan komunitas yang bergerak di bidang kemanusiaan, pencarian, serta pertolongan.

gladian jungle rescue sar hidayatullah jawa timur

Mengusung tema “Tanggap, Tangguh, Trengginas”, GJR 2026 menjadi ajang latihan lapangan untuk meningkatkan kemampuan peserta menghadapi kondisi darurat, khususnya di kawasan hutan dan pegunungan.

Salah satu peserta yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut adalah SAR Hidayatullah. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya meningkatkan keterampilan teknis dan kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi situasi darurat.

Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan terkait komunikasi, penanganan medis awal, serta operasi pencarian dan pertolongan.

Materi komunikasi disampaikan oleh Obi, sementara materi Medical First Responder (MFR) dibawakan Tirta. Adapun materi Operasi Pencarian dan Pertolongan (Opsar) disampaikan Kholis dari Basarnas.

Kegiatan ini juga dihadiri Tirta selaku Ketua Umum, Randi selaku Ketua, serta Farid dari Basarnas.

Panitia menyebut Gladi Jungle Rescue tidak hanya ditujukan sebagai sarana latihan, tetapi juga menjadi ruang bagi berbagai elemen masyarakat untuk menerapkan pengetahuan yang dimiliki dalam kondisi lapangan.

“GJR ini diharapkan menjadi wadah bagi semua elemen masyarakat untuk memahami sekaligus mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki,” demikian salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Medan Pegunungan Arjuno-Welirang dipilih karena memiliki karakter yang menuntut kesiapan fisik, mental, kemampuan komunikasi, serta kerja sama tim yang baik.

Selain meningkatkan kompetensi teknis, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun jejaring antarkomunitas dan relawan yang bergerak di bidang SAR dan kebencanaan.

Panitia berharap pengalaman yang diperoleh peserta selama kegiatan dapat diterapkan ketika menghadapi kondisi darurat di tengah masyarakat.

“Semoga bisa bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat di kegiatan ini,” demikian harapan panitia.

Salah satu peserta, Abdi dari JEMAPLA UNISLA, berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan dikembangkan ke bidang lain.

“Semoga kegiatan ini bisa berlanjut dan bertingkat lagi di bidang lainnya,” ujarnya.

Gladi Jungle Rescue 2026 diharapkan dapat memperkuat kapasitas relawan sekaligus memperluas kolaborasi antarelemen masyarakat dalam menghadapi berbagai situasi kebencanaan dan misi kemanusiaan.

TERKAIT LAINNYA