Dukung Kebijakan Kementan, Pemuda Hidayatullah Ajak Kawal Gerakan Kedaulatan Pangan Nasional

NN Newsroom

Selasa, 4 Agustus 2026

Spektrum bahasan

JAKARTA, NASIONAL.NEWS — Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Hidayatullah, Haniffudin Chaniago, menyampaikan apresiasi atas langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sekaligus mengajak generasi muda mengambil peran aktif memberikan edukasi yang membangun kepada masyarakat demi terwujudnya kedaulatan pangan yang berkelanjutan.

Menurut Haniffudin, keterlibatan pemuda menjadi faktor penting untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mengawal berbagai program strategis pemerintah di sektor pertanian.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pertemuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa di kediamannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Amran mengajak generasi muda terjun langsung mengelola lahan-lahan yang belum produktif menjadi kawasan pertanian yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Ajakan tersebut mendapat respons dari Haniffudin Chaniago. Ia menilai langkah Kementerian Pertanian menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membenahi tata kelola pangan sekaligus melindungi hak masyarakat dari praktik-praktik yang merugikan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah tegas Kementerian Pertanian yang di pimpin oleh Pak Amran. Kami dari Pemuda Hidayatullah sangat mendukung dan siap mengawal Kementerian Pertanian dalam memberantas mafia-mafia yang selama ini hanya menguntungkan dirinya sendiri. Kita doakan Pak Amran Sulaiman dan seluruh tim selalu dalam keadaan sehat, istiqomah, dan dalam lindungan Allah SWT,” ungkap Haniffudin dalam keterangannya.

Haniffudin juga mengapresiasi pola komunikasi Menteri Pertanian yang dinilainya responsif terhadap berbagai persoalan di lapangan, mulai dari distribusi pupuk hingga penyediaan sarana pascapanen. Menurutnya, respons cepat tersebut memperkuat keyakinan organisasi kepemudaan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan sektor pertanian.

Di akhir keterangannya, Haniffudin mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa Indonesia berpartisipasi aktif mendukung program-program pertanian nasional.

Ia menekankan bahwa generasi muda tidak hanya dituntut menjadi pelaku perubahan di lapangan, tetapi juga menjadi agen edukasi yang menyebarkan pemahaman positif kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga ketahanan dan kedaulatan pangan sebagai fondasi pembangunan bangsa yang berkelanjutan.

Dorong Regenerasi Petani

Dalam forum dialogi itu, Amran menyebutkan, sebagai bentuk dukungan, Kementerian Pertanian menyiapkan bantuan berupa bibit unggul serta peralatan pertanian modern guna mempercepat lahirnya petani-petani muda yang mandiri.

Amran juga menegaskan pentingnya membangun karakter generasi muda yang berintegritas, disiplin, dan memiliki etos kerja tinggi. Dia mengajak pemuda hari ini membangun kemandirian dan punya integritas.

“Buang jauh-jauh yang namanya ‘mental proposal’ atau cuma berharap bantuan instan. Tunjukkan etos kerja keras dan kedisiplinan kalian lewat aksi nyata langsung di lapangan untuk bangsa ini,” katanya.

Selain mendorong regenerasi petani, Menteri Pertanian menegaskan komitmennya memberantas praktik mafia pangan yang selama ini dinilai merugikan masyarakat.

Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi kepemudaan, mahasiswa, dan pelajar agar pengelolaan pangan nasional berjalan lebih transparan dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

“Insya Allah, doakan. Demi merah putih, demi bangsa Indonesia. Jadi bukan saja kami tindak di luar yang korupsi yang mafia, juga dalam Pertanian kami bersihkan. Kami dapat, kami beresin. Jadi ya doakan,” ujar Amran.

TERKAIT LAINNYA

Exit mobile version