Mojokerto — Lembaga Sembelih Halal (LSH) Hidayatullah Jawa Timur menggelar kegiatan Kopdar dan Konsolidasi sekaligus Pelantikan DPD LSH Jawa Timur pada Ahad, 24 Mei 2026 bertempat di Pesantren Hidayatullah Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan ini dihadiri para praktisi dan penggerak Lembaga Sembelih Halal Hidayatullah dari berbagai daerah di Jawa Timur. Acara berlangsung penuh semangat ukhuwah dan komitmen dakwah dalam menghadirkan jaminan kehalalan pangan di tengah masyarakat.
Ketua panitia kegiatan, Agus Rahmatullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperluas peran lembaga sembelih halal di Jawa Timur.
“Semakin banyak hadir Lembaga Sembelih Halal di Jawa Timur, sehingga kepastian makanan halal semakin besar,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Ketua LSH Hidayatullah Jawa Timur menegaskan bahwa lembaga sembelih halal bukan sekadar aktivitas teknis penyembelihan, tetapi juga bagian dari dakwah nyata di tengah masyarakat.
“LSH harus menjadi lembaga dakwah riil untuk menghadirkan dan menjamin kehalalan daging yang harus melalui proses penyembelihan sesuai syariat,” jelasnya.
Menurutnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi makanan halal dan thayyib perlu terus dibangun melalui edukasi, pendampingan, serta praktik penyembelihan yang benar sesuai tuntunan syariat Islam.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta saling berbagi pengalaman serta berdiskusi mengenai tantangan dan peluang pengembangan lembaga sembelih halal di berbagai daerah.
Salah seorang peserta menyampaikan kesannya bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membumikan syariat Allah melalui gerakan sembelih halal.
“Luar biasa, ini menjadi momen untuk membumikan syariat Allah lewat sembelih halal. Sehingga makanan yang kita konsumsi menjadi halal, thayyib, serta sehat jasmani dan rohani. Semoga segera tersebar seluas-luasnya ke masyarakat,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan jaringan Lembaga Sembelih Halal Hidayatullah di Jawa Timur semakin kuat, profesional, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kehalalan pangan umat serta memperkuat dakwah Islam di tengah masyarakat.
