NASIONAL.NEWS (Jakarta) — Dalam sambutannya pada pembukaan Musyawarah Nasional Pemuda Hidayatullah ke-IX, Rasfiuddin Sabaruddin menyoroti peran Pemuda Hidayatullah sebagai jembatan pembelajaran madrasah politik bagi generasi muda.
Ia menjelaskan bahwa madrasah politik dimaknai sebagai ruang pembentukan kesadaran politik yang beretika dan berorientasi pada kepentingan umat serta bangsa.
Rasfiuddin mengingatkan bahwa Hidayatullah memiliki sejarah keterlibatan kader dalam ruang-ruang kebangsaan, termasuk parlemen. Menurutnya, warisan tersebut perlu dilanjutkan oleh generasi muda dengan pendekatan yang lebih sistematis dan terencana.
Ia menyampaikan bahwa diskursus politik di kalangan pemuda harus terus dikembangkan sebagai bagian dari tanggung jawab sosial.
Pemuda diharapkan dia tidak bersikap apatis terhadap isu kebangsaan, melainkan mampu memahami dinamika politik secara utuh dan beretika.
Kontribusi untuk Bangsa
Menurut Rasfiuddin, target ke depan adalah mempersiapkan kader-kader yang mampu berperan di lembaga legislatif maupun eksekutif. Proses tersebut tidak dimaknai sebagai ambisi kekuasaan, tetapi sebagai bagian dari kontribusi nyata pemuda dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Tema Pemuda Berdaya Indonesia Emas 2045 dinilai sejalan dengan upaya tersebut. Rasfiuddin melihat bahwa bonus demografi dan tantangan global menuntut pemuda memiliki kesiapan intelektual, moral, dan sosial untuk mengambil peran strategis di ruang publik.
“Munas Pemuda IX menjadi forum penting untuk membahas dan merumuskan strategi penguatan madrasah politik pemuda. Melalui musyawarah, diharapkan lahir gagasan-gagasan yang mampu menjembatani nilai-nilai organisasi dengan realitas kebangsaan yang dinamis,” katanya di Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jakarta, Kamis (8/1/2025).
Rasfiuddin menegaskan bahwa kesinambungan gagasan menjadi kunci agar pengembangan madrasah politik tidak terputus oleh pergantian kepengurusan. Setiap periode diharapkan mampu melanjutkan dan menyempurnakan fondasi yang telah dibangun sebelumnya.
Dengan demikian, Pemuda Hidayatullah diharapkan dapat tampil sebagai organisasi kepemudaan yang tidak hanya aktif dalam dakwah dan sosial, tetapi juga memiliki kesadaran politik yang matang dan bertanggung jawab.
