Rakerwil Muslimat Hidayatullah Aceh Rumuskan Program dan Aksi Nyata Untuk Masyarakat

Arsyis Musyahadah l

Minggu, 17 Mei 2026

Spektrum bahasan

Aceh Utara – Semangat konsolidasi dan penguatan peran organisasi terus digaungkan oleh Muslimat Hidayatullah Aceh melalui pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang digelar pada 14–15 Mei 2026/27–28 Dzulqaidah 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh 28 peserta dari Pengurus Daerah, di antaranya PD Aceh Besar, PD Aceh Utara, dan PD Aceh Tenggara.

Rakerwil tersebut menjadi forum penting untuk memperkuat sinergi, melakukan evaluasi program, sekaligus merumuskan langkah strategis organisasi dalam satu tahun ke depan. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat Hidayatullah yang sebelumnya mempertemukan Pengurus Wilayah dari 37 provinsi di Gedung Dakwah DPP Hidayatullah, Cipinang, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Ketua PW Muslimat Hidayatullah Aceh, Ifataliasari, menegaskan bahwa program kerja dari setiap bidang diharapkan mampu menjadi pedoman dalam memetakan konsep dan implementasi gerakan di tengah masyarakat.

“Tujuan utama kita berkumpul hari ini adalah untuk menyelaraskan arah perjuangan, memperkuat konsolidasi kader, dan merumuskan langkah nyata untuk satu tahun ke depan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan keputusan yang tidak hanya baik secara konsep, tetapi benar-benar dapat dijalankan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kita tidak hanya butuh keputusan di atas kertas saja, tapi keputusan yang bisa dieksekusi di lapangan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat,” tambahnya.

Di tengah tantangan sosial, ekonomi, dan politik yang terus berkembang, Muslimat Hidayatullah diharapkan mampu terus hadir sebagai organisasi yang relevan, solutif, dan memberi kontribusi nyata bagi umat.

“Mari kita senantiasa memohon kepada Allah untuk diberi kelapangan hati dalam menjalankan amanah organisasi,” ajaknya.

Sementara itu, Ketua DPW Hidayatullah Aceh, Ustadz Harun, S.Pd.I., M.Ag., dalam arahannya menyampaikan bahwa program kerja yang disusun harus realistis dan memiliki dampak nyata di tengah masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Rakerwil bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah antarpengurus wilayah dan daerah, sekaligus menyatukan visi, ide, serta gagasan dalam membangun gerakan Muslimat Hidayatullah yang lebih kuat dan berdaya guna.

TERKAIT LAINNYA

Exit mobile version