Muslimat Hidayatullah Kalimantan Tengah menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada 14-15 Mei 2026 di Kampus Madya Hidayatullah Palangka Raya sebagai langkah memperkuat konsolidasi organisasi dan menyusun arah perjuangan ke depan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat jati diri organisasi, serta merumuskan program kerja yang realistis dan bermanfaat bagi umat. Rakerwil dihadiri oleh 22 peserta yang berasal dari berbagai Pengurus Daerah, yakni PD Pulang Pisau, PD Palangka Raya, PD Sampit, PD Sukamara, PD Lamandau, dan PD Pangkalan Bun.
Mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimat Hidayatullah yang Mandiri dan Berpengaruh,” forum ini diharapkan mampu menjadi pijakan awal dalam membangun organisasi yang semakin solid, mandiri, dan memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat.
Ketua PW Muslimat Hidayatullah Kalimantan Tengah, Binti Musfiroh, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakerwil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan sarana untuk memperkuat semangat perjuangan dan menyusun langkah strategis ke depan.
Ia mengapresiasi kehadiran seluruh peserta sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan amanah dakwah dan organisasi.
“Rakerwil ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi, memperkuat jati diri organisasi, serta merumuskan program kerja yang realistis dan bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Menurutnya, melalui forum tersebut diharapkan lahir berbagai gagasan dan program strategis untuk meningkatkan kualitas muslimah yang tangguh, berkapasitas, dan mampu memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Selain itu, Muslimat Hidayatullah diharapkan semakin hadir membawa solusi, keteladanan, dan manfaat luas dalam bidang sosial, pendidikan, keluarga, dan dakwah.
Seluruh peserta juga diajak untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh serta memperkuat ukhuwah dan sinergi antarpengurus demi kemajuan organisasi.
Sementara itu, arahan Ketua Umum PP Muslimat Hidayatullah yang diwakili oleh Ketua Bidang Perkaderan PP Muslimat Hidayatullah, Saryati, S.H.I., menegaskan pentingnya konsolidasi jati diri organisasi untuk menjaga semangat dakwah, tarbiyah, dan kepemimpinan berbasis Imamah-Jamaah.
“Transformasi organisasi menjadi langkah penting agar Muslimat Hidayatullah mampu menjawab tantangan zaman secara mandiri dan berpengaruh,” jelasnya.
Ia menyampaikan bahwa Rakerwil juga menjadi sarana memperkuat tata kelola organisasi berbasis nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah, sekaligus mendorong penguatan pendidikan dan tarbiyah, pemberdayaan ekonomi muslimah, advokasi sosial, serta perluasan jaringan kerja sama.
Melalui forum ini, seluruh peserta diharapkan semakin mempererat ukhuwah dan melahirkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPW Hidayatullah Kalimantan Tengah, Ust. Usamah menegaskan bahwa Rakerwil merupakan bagian penting dalam proses konsolidasi organisasi.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyusunan program kerja, tetapi juga wadah pelatihan, evaluasi, dan penguatan arah perjuangan organisasi agar tetap sejalan dengan visi dan misi Hidayatullah,” ujarnya.
Ia berharap seluruh program kerja yang dirumuskan mampu mendukung terwujudnya visi Muslimat Hidayatullah, yakni “Membangun Keluarga Qurani.”
Menurutnya, peran Muslimat Hidayatullah sangat besar, tidak hanya sebagai pribadi muslimah, tetapi juga sebagai istri, ibu, mitra amal usaha, serta bagian penting dari organisasi dan masyarakat.
Karena itu, melalui Rakerwil ini diharapkan lahir langkah-langkah nyata yang mampu memperkuat kualitas kader, mempererat sinergi organisasi, serta mendorong terwujudnya keluarga Qurani sesuai cita-cita perjuangan Muslimat Hidayatullah.
Muslimat Hidayatullah Kalimantan Tengah juga menggelar halaqah gabungan yang berlangsung penuh kehangatan dan semangat ukhuwah.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Kalimantan Tengah tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antarpengurus daerah.
Halaqah gabungan ini dihadiri perwakilan dari berbagai daerah, di antaranya Pulang Pisau, Palangka Raya, Sampit, Sukamara, Lamandau, dan Pangkalan Bun. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah menunjukkan semangat kebersamaan dalam memperkuat peran dan perjuangan Muslimat Hidayatullah di Kalimantan Tengah.
Dalam suasana penuh kekeluargaan, halaqah menjadi wadah berbagi pengalaman, penguatan nilai perjuangan, serta penyatuan visi organisasi agar semakin solid dalam menjalankan program dakwah dan pembinaan umat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Rakerwil Muslimat Hidayatullah Kalimantan Tengah yang diharapkan mampu melahirkan semangat baru, memperkokoh ukhuwah, dan memperkuat langkah organisasi menuju Muslimat Hidayatullah yang mandiri dan berpengaruh.
