NASIONAL.NEWS (Depok) — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah menggelar Workshop Penulisan Karya Ilmiah bertajuk “Pengembangan Kompetensi Riset dan Penulisan Ilmiah Mahasiswa di Era Digital yang Orisinil dan Beretika” pada Sabtu, 9 Mei 2026, di Kampus Utama Hidayatullah Depok.
Kegiatan ini menghadirkan pemateri Rofiq Noorman Haryadi, M.Pd., dan diikuti mahasiswa dalam rangka penguatan kompetensi akademik di bidang riset dan penulisan ilmiah.
Workshop tersebut diselenggarakan sebagai bagian dari upaya kampus dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa menyusun karya ilmiah yang sistematis, berbasis kaidah akademik, serta sesuai dengan perkembangan teknologi digital.
Penulisan ilmiah menjadi salah satu instrumen penting untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, membangun argumentasi akademik, serta melatih mahasiswa melakukan kajian berbasis data dan referensi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.
Di era digital, kebutuhan terhadap kemampuan riset semakin meningkat seiring luasnya akses terhadap sumber informasi dan penggunaan teknologi pendukung akademik. Mahasiswa dituntut mampu mencari referensi ilmiah yang kredibel, memilah sumber valid, menggunakan teknik sitasi dengan benar, serta menjaga orisinalitas tulisan.
Dalam praktik akademik, kemampuan tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan tugas akhir, artikel ilmiah, maupun penelitian yang diarahkan menuju publikasi ilmiah.
Perkuat Kontribusi Terhadap Masyarakat
Wakil Ketua I STIE Hidayatullah, Ridwan Farozi, S.E., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk mempermudah mahasiswa dalam menyusun tugas akhir. Ia juga menyampaikan bahwa penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) diperbolehkan sesuai ketentuan kementerian, selama digunakan secara proporsional sebagai alat bantu dan bukan menggantikan keseluruhan proses akademik mahasiswa.
Ridwan Farozi turut menyampaikan rencana pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan melalui kegiatan penelitian. Menurutnya, penelitian menjadi bagian penting dalam proses akademik yang tidak hanya menghasilkan karya tulis, tetapi juga berkaitan dengan kontribusi perguruan tinggi terhadap masyarakat.
Dalam sesi materi, Rofiq Noorman Haryadi memaparkan konsep dan sistematika artikel ilmiah. Pembahasan meliputi urgensi riset di era digital, jenis dan karakteristik karya ilmiah, teknik merumuskan gagasan, hingga anatomi artikel ilmiah dengan pendekatan IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion). Materi tersebut disampaikan untuk membantu mahasiswa memahami struktur penulisan ilmiah secara lebih sistematis.
Kegiatan workshop juga dilengkapi dengan pembinaan pasca-pelatihan. Program lanjutan ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menghasilkan draft artikel ilmiah yang siap direview, disubmit, dan diarahkan menuju publikasi pada media ilmiah yang relevan. (adm/stieh)
