BOGOR — Ma’had Ar Rohmah Bogor International Islamic Boarding School (IIBS) Putra menyelenggarakan Achievement Motivation Training (AMT) 2026 untuk memperkuat kesiapan akademik dan karakter peserta didik dalam menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Kegiatan bertema “Engaged, Not Just Motivated: Turning Intention into Action for OSN and TKA” ini berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026, di Masjid Baiturrahmah, Ma’had Ar Rohmah Bogor IIBS, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Penguatan motivasi, disiplin, dan konsistensi melalui kegiatan ini diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran sehari-hari. Dengan pendekatan tersebut, keberhasilan tidak hanya dipahami sebagai hasil akhir, tetapi juga sebagai buah dari kesungguhan, ketekunan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.
Kegiatan tersebut diikuti 216 peserta didik jenjang SMP dan SMA Ma’had Ar Rohmah Bogor IIBS Putra. Pelatihan ini menekankan bahwa motivasi perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata melalui perencanaan, kedisiplinan, dan konsistensi belajar. Dengan demikian, peserta didik memahami persiapan menghadapi kompetisi dan evaluasi akademik tidak berhenti pada keinginan meraih hasil terbaik, tetapi diwujudkan melalui proses belajar yang terarah.
AMT 2026 menghadirkan Aris Setyawan, S.TP., CHt., motivator character building nasional, serta Wahyu Risdhyan Ari Wicaksono, S.Pd., M.Si., Gr., Kepala SMP Ar Rohmah Bogor IIBS. Kegiatan ini juga melibatkan tenaga pendidik jenjang SMP dan SMA. Kolaborasi tersebut mendukung pembinaan peserta didik melalui penguatan motivasi, karakter, dan kesiapan menghadapi tuntutan akademik.
Kemampuan Kendali Diri
Dalam pelatihan, Aris Setyawan mengajak peserta memahami bahwa tidak semua keadaan dapat dikendalikan, tetapi respons terhadap keadaan tetap dapat diupayakan.
“Kita tidak bisa mengubah arah mata angin, tetapi kita bisa mengatur layar. Kita mungkin tidak bisa memilih semua keadaan, tetapi kita selalu punya pilihan untuk tetap berjuang, memperbaiki diri, dan melangkah menuju tujuan,” katanya.
Aris Setyawan menekankan pentingnya sikap adaptif ketika menghadapi kesulitan. Dalam persiapan OSN maupun TKA, peserta didik perlu mengenali kemampuan diri, menetapkan target yang realistis, serta mengevaluasi proses belajar secara berkala.
“Tantangan akademik itu dapat dihadapi melalui langkah terukur, bukan semata-mata mengandalkan semangat sesaat,” pesannya.
Tema “Engaged, Not Just Motivated” juga menempatkan keterlibatan aktif sebagai unsur penting dalam pencapaian prestasi. Motivasi menjadi titik awal, sedangkan tindakan yang konsisten menentukan keberlanjutan usaha. Peserta didik perlu membangun kebiasaan belajar, mengelola waktu, dan memperbaiki kekurangan berdasarkan hasil latihan maupun evaluasi.
Salah satu peserta didik SMP-SMA Ma’had Ar Rohmah Bogor IIBS Putra, menilai kegiatan tersebut bermanfaat karena mengingatkannya bahwa prestasi membutuhkan usaha dan disiplin.
“Untuk meraih prestasi, kita tidak cukup hanya memiliki motivasi, tetapi juga harus disertai usaha, disiplin, dan konsistensi,” ungkapnya murid yang biasa disapa Andi ini. Ia berharap dapat belajar lebih fokus, menetapkan target dengan lebih baik, dan membuktikan motivasi melalui tindakan nyata.








