HALUT — Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Halmahera Utara bersama Unit Layanan Zakat (ULZ) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Halmahera Utara meresmikan wakaf sumur bor di Pondok Pesantren Ragaiyah Hidayatullah, Desa Togoliau, Kecamatan Tobelo Barat, Kamis (5/11/2026). Fasilitas tersebut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi kegiatan ibadah, pendidikan, dan keperluan sehari-hari santri serta masyarakat sekitar.
Peresmian ini dihadiri Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) KKSS Halmahera Utara, Abdul Haris Sakka, Kepala ULZ BMH Halmahera Utara, Mukhsin Andreas, pengurus KKSS, perwakilan Polsek Tobelo Selatan, dan perangkat desa.
Pembangunan sumur bor tersebut bersumber dari dana swadaya pengurus dan anggota KKSS. Dana dihimpun melalui gerakan sedekah bersama yang melibatkan anggota KKSS di wilayah Tobelo dan Halmahera Utara. Inisiatif ini menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar melalui program sosial berbasis kepedulian dan kebersamaan.
Manfaat sumur bor tidak hanya dirasakan oleh para santri dan warga pondok pesantren. Fasilitas tersebut juga dapat dimanfaatkan oleh lima kepala keluarga di sekitar lokasi serta satu lembaga pendidikan, yakni MTs Al-Khairat. Keberadaan sumur bor memperluas akses air bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan sumber air.
Bantu Atasi Keterbatasan Air
Perwakilan warga, Bahmi, menyampaikan rasa syukur atas hadirnya fasilitas tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sumur bor itu menjawab kesulitan air yang selama bertahun-tahun dialami keluarganya dan para tetangga. Sebelumnya, keterbatasan sumber air menjadi persoalan yang memengaruhi pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga.
Ketua BPD KKSS Halmahera Utara, Abdul Haris Sakka, berharap sumur bor tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh para santri, warga pesantren, dan masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menyampaikan komitmen KKSS untuk terus mendukung kegiatan sosial yang dijalankan Pondok Pesantren Hidayatullah bersama ULZ BMH Halmahera Utara.
Atas bantuan tersebut, pihak pesantren dan masyarakat menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada KKSS Halmahera Utara. Dukungan ini dinilai memberikan manfaat langsung, terutama dalam memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas pendidikan, ibadah, dan kehidupan sehari-hari.
Kepala ULZ BMH Halmahera Utara, Mukhsin Andreas, mengatakan melalui wakaf sumur bor ini, sinergi KKSS dan ULZ BMH Halmahera Utara menghadirkan manfaat yang melampaui lingkungan pesantren. Penyediaan akses air bersih menjadi bentuk kepedulian sosial yang dapat digunakan secara berkelanjutan.
“Ke depan, komitmen kerja sama antara elemen masyarakat ini diharapkan terus berkembang untuk menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah Halmahera Utara,” pungkas Mukhsin Andreas.








