NASIONAL.NEWS (Jakarta) — Anggota Komisi VIII DPR RI Erwin Aksa menerima kunjungan silaturahim organisasi kemasyarakatan Islam Jakarta yang tergabung dalam Majelis Ormas Islam (MOI) di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Selasa (5/5/2026). Pertemuan yang berlangsung di kantor Erwin Aksa tersebut menjadi forum dialog antara wakil rakyat dan berbagai elemen ormas dalam membahas isu keumatan, sosial, serta penguatan peran organisasi di tingkat daerah.
Kegiatan diawali dengan pengantar dari Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah DKI Jakarta, Suhardi Sukiman, yang menyampaikan apresiasi atas kesediaan Erwin Aksa menerima silaturahim MOI.
Selanjutnya, perwakilan organisasi seperti Andi Haramain dari Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) dan Ambardi dari Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) menyampaikan perkenalan serta pandangan terkait program dan isu yang dapat disinergikan.
Dalam dialog tersebut, Erwin Aksa menyampaikan sejumlah poin terkait peran strategis ormas Islam. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan beragama serta kontribusi aktif dalam menciptakan ketenteraman sosial.
“Ormas Islam harus mampu menjaga kerukunan beragama dan ikut serta menciptakan ketenteraman hidup bermasyarakat,” ujar Erwin Aksa.
Penguatan Bidang Keagamaan
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kaderisasi, tidak hanya dalam bidang keagamaan tetapi juga politik. Menurutnya, kehadiran politisi berintegritas memiliki peran dalam perumusan kebijakan publik.
“Ormas Islam perlu mempersiapkan kader-kader yang tidak hanya kuat secara keagamaan, tetapi juga memiliki kapasitas politik karena mereka akan terlibat dalam merumuskan regulasi,” katanya.
Selain itu, Erwin Aksa mendorong ormas untuk mengembangkan kemandirian ekonomi melalui penciptaan produk dan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. Ia menyatakan bahwa penguatan ekonomi individu akan berdampak pada perkembangan organisasi secara keseluruhan.
Anggota DPR RI Fraksi artai Golkar Dapil DKI Jakarta III juga menegaskan keterkaitan kerja Komisi VIII DPR RI dengan ormas Islam melalui mitra kementerian seperti Kementerian Agama, Kementerian Haji, dan Kementerian Sosial. “Banyak hal yang bisa kita sinergikan karena bidang kerja Komisi VIII sangat berkaitan dengan aktivitas ormas Islam,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, perwakilan ormas juga menyampaikan sejumlah usulan, antara lain penguatan sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pemanfaatan ruang kosong sebagai sarana kegiatan pembinaan umat, peningkatan layanan bagi jamaah haji asal Jakarta, serta penyesuaian dukungan hibah bagi ormas Islam.
Ormas yang hadir dalam pertemuan tersebut meliputi Hidayatullah DKI Jakarta, Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) DKI Jakarta, Persatuan Ummat Islam (PUI) DKI Jakarta, Mathla’ul Anwar DKI Jakarta, Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) DKI Jakarta, Al-Irsyad Al-Islamiyyah DKI Jakarta, Ikatan Dai Indonesia (IKADI) DKI Jakarta, Al Jam’iyatul Washliyah DKI Jakarta, Silaturahim Haji dan Umrah Indonesia (SAHI) DKI Jakarta, Wahdah Islamiyah DKI Jakarta, Ikatan Mahasiswa Muslimpreneur Indonesia (IMMI) DKI Jakarta, serta IMANI DKI Jakarta.
DEDEN S. DARWIN








