PW Mushida Jabar Tegaskan Transformasi Organisasi dalam Rakerwil

Arsyis Musyahadah l

Sabtu, 16 Mei 2026

Spektrum bahasan

Pengurus Wilayah Muslimat Hidayatullah Jawa Barat menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang dibuka pada 26 Dzulqa’dah 1447 H bertepatan dengan 14 Mei 2026, bertempat di Aula Abdullah Sa’id Pondok Pesantren Hidayatullah Depok.

Pertemuan strategis tahunan ini mengusung tema “Konsolidasi Jati Diri dan Transformasi Organisasi Menuju Muslimah yang Mandiri, Berdaya, dan Berpengaruh.” Tema tersebut menjadi arah gerak organisasi dalam memperkuat peran Muslimat Hidayatullah di tengah masyarakat.

Pembukaan Rakerwil dihadiri oleh berbagai unsur dan lembaga di lingkungan Hidayatullah, di antaranya perwakilan MMP, MMW, PP, DMW, DPW, Pemhida, PD Mushida Jawa Barat, serta sejumlah organisasi muslimah di Jawa Barat seperti Al Irsyad dan Wanita PUI. Kehadiran berbagai elemen ini menjadi bentuk sinergi dan dukungan terhadap penguatan peran dakwah Muslimat Hidayatullah.

Dalam sambutannya, Ketua PW Mushida Jawa Barat, Yushi Nurul Fatwa, menyampaikan bahwa rapat kerja sangat penting dalam melakukan program selama satu tahun ke depan diikuti dengan penuh kesungguhan.

“Setiap pengurus hendaknya membuka diri dalam memahami program. Program adalah salah satu langkah percepatan agar dapat mencapai Visi besar,” sebutnya.

Dengan terus mensyukuri potensi yang Allah titipkan pada setiap orang, maka bukan lagi keterbatasan materi, waktu, tenaga, pikiran menjadi penghalang dalam melaksanakan program, tetapi potensi keimanan yang akan menjadikan setiap orang tetap berjuang dalam melaksanakan program tanpa mengeluhkan kondisi yang ada.

Rakerwil secara resmi dibuka oleh Ahmad Andi Suhendar, S.Pd., selaku Sekretaris DPW Hidayatullah Jawa Barat. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya menjadikan enam jati diri Hidayatullah sebagai pedoman dalam penyusunan dan pelaksanaan program kerja organisasi.

“Kader Muslimat Hidayatullah membangun komitmen dalam mengokohkan jati diri di setiap peran yang dijalankan, baik sebagai istri, pendidik, penggerak tarbiyah dan dakwah, maupun tugas utamanya sebagai ibu,” jelasnya.

Dalam rangkaian kegiatan, turut dilaksanakan seminar yang menghadirkan Anggota DPRD Komisi V Bidang Kesejahteraan Rakyat, Hj. Elly Farida, S.Pd., dengan tema “Kebijakan Peran Anggota Dewan terkait Regulasi Ketahanan Keluarga di Kota Depok, Jawa Barat.” Seminar tersebut memberikan wawasan mengenai pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemangku kebijakan dalam membangun ketahanan keluarga yang kokoh dan berdaya.

Melalui forum ini, diharapkan lahir program-program kerja yang mampu menjawab tantangan zaman serta memperkuat kontribusi Muslimat Hidayatullah dalam membangun umat dan peradaban. Semoga setiap butir pemikiran dan program kerja yang dihasilkan menjadi maslahat bagi umat, mengokohkan ketahanan keluarga, serta bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

TERKAIT LAINNYA

Exit mobile version